Rabu, 28 November 2012

Seni Musik



Seni Budaya
Materi Pelajaran Kelas XI
A.   Memahami Musik Tradisional Nusantara

1.      Pengertian Seni Musik Tradisional
Seni music adalah seni yang diekspresikan dengan media suara yang dituangkan secara teratur, indah, dan dapat dinikmati oleh pendengarnya. Media suara tersebut terdiri atau dua macam sebagai berikut.
a.      Suara Manusia
Musik yang dituangkan dalam media suara manusia biasa disebut vocal.
b.      Alat Musik
Musik juga dituangkan dalam media alat musik atau instrumen musik. Dalam praktiknya, musik biasanya dituangkan dengan media suara manusia dan diiringi instrument musik.
Pada bab ini anda akan mempelajari musik tradisional Nusantara. Adapun yang dimaksud dengan musik tradisional adalah music yang diciptakan dan dipelajari secara turun-temurun sabagai salah satu kekayaan budaya daerah. Musik tradisional setiap daerah memiliki cirri khas baik dalam segi vocal, instrument, maupun gagasannya. Kekhasan tersebut adalah sebagai berikut :
1)      Vokal
Musik tradisional biasanya dituangkan dalam bahasa daerah setempat.
2)      Instrumen
Instrumen setiap daerah berbeda-beda. Alat-alat music yang digunakan biasanya berupa alat-alat music yang digunakan di daerah tersebut dengan bahan music yang mudah didapatkan di daerah bersangkutan.
3)      Gagasan
Gagasan yang tertuang dalam music tradisional sangat erat kaitanya dengan falsafah yang dianut oleh daerah-daerah tersebut.

2.      Makna, Peranan, dan Nilai-Nilai Musik Tradisional Nusantara
Musik tradisional memiliki makna, peranan, dan nilai-nilai musical yang berbeda dengan music modern.
a.      Makna Musik Tradisional Nusantara
Musik tradisional memiliki makna tertentu bagi daerah pemiliknya, antara lain makna religius dan makna hiburan.
b.      Peranan Musik Tradisional Nusantara
Musik tradisional memiliki peranan sebagai berikut :
1)      Sebagai kebanggaan bagi daerah tersebut yang mencerminkan kekayaan budaya dengan karakter dan ciri khas yang berbeda dengan daerah lain.
2)      Sebagai media ekspresi dan komunikasi social budaya dalam masyarakat tersebut.
3)      Sebagai motivasi untuk melestarikan dan mencintai budaya daerah sebagai bagian dari budaya nasional.

c.       Nilai-Nilai Musikal pada Musik Tradisional Nusantara

Nenek moyang kita sangat mahir menanamkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam kesenian, khususnya music tradisional. Banyak music yang memuat nilai religius, pendidikan, moral, estetis, dan adat istiadat dalam suatu lagu atau gendhing. Pada umumnya, nilai-nilai yang terkandung dalam music disampaikan melalui tradisi oral (lisan). Nilai musical dalam setiap music tradisional sangat khas dan berbeda untuk setiap daerah.

A.   Jenis Instrumen Musik Tradisional Nusantara dan Lagu Daerah

1.      Berbagai Instrumen usik Tradisional Nusantara
Berikut beberapa jenis instrumen music tradisional Indonesia.
a.      Gamelan
Gamelan merupakan seperangkat instrumen music yang dimainkan dengan cara dipukul secara bersamaan dan menghasilkan komposisi music yang indah. Gamelan di tiap daerah memiliki variasi yang berbeda-beda, yang paling menonjol adalah gamelan Jaw dan Bali.

1)      Gamelan Jawa
a)      Bertangga nada pelog dan slendro
b)      Memiliki harmoni yang kompleks
c)      Dinamika dan tempo bervariasi
d)     Instrumen terdiri atas peking, saron, boning, gender, slen-them, kempul, gong, siter, rebab, gembang, suling, gendang, dan kecrek.
e)      Berfungsi untuk mengiringi pertunjukan wayang, ketoprak, tari, upacara, adat, serta sebagai music hiburan bagi kalangan bangsawan Jawa.
2)      Gamelan Bali
a)      Irama relative cepat
b)      Nada cenderung tinggi
c)      Memiliki harmoni yang kompleks
d)     Jenis instrument lebih sedikit dari gamelan Jawa
e)      Kecuali kempu, semua pemukul tidak memiliki peredam.
f)       Instrumen bernada rendah dinaikan nadanya, seperti gender atau gong diganti kempul.
g)      Berfungsi sebagai music pengiring tari, teater tradisional, upacara religi, serta sebagai hiburan.

b.      Talempong
Talempong adalah music tradisional dari daerah Sumatra Barat. Talempong memiliki cirri-ciri sebagai berikut :
1)      Bertangga nada diatonic
2)      Harmoni kontrapunk dengan irama relative cepat
3)      Instrumen terdiri atas saluang, serunai, talempong, gendang, ketipung, gong, rebana, gitar, biola, dan terompet.
4)      Berfungsi sebagai hiburan, pengiring lagu, tari, teater tradisional (randai)
c.       Angklung
Angklung merupakan alat musik yang terbuat dari bambu dengan ciri-ciri sebagai berikut :
1)      Bertangga nada diatonic
2)      Tempo lagu antara lambat dan sedang
3)      Instrumen ini terbuat dari bambu. Seperangkat angklung merupakan instrument yang berbeda-beda ukuran, satu pemain memainkan satu instrument dan satu nada.
4)      Berfungsi sebagai hiburan.
2.     Lagu Daerah
Tiap daerah memiliki lagu daerah yang dinyanyikan dengan diiringi instrument music tradisional tiap daerah bersangkutan. Beberapa contoh lagu daerah adalah sebagai berikut
a.      Sunda, Jawa Barat

Bubuy Bulan

Bubuy bulan
Bubuy bulan sangria bentang
Panon poe
Panon poe disasate
Unggal bulan, Unggal bulan
Unggal bulan abdi teang
Unggal poe Unggal poe
Unggal poe oge hade






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar